Sabtu, 30 September 2017

REVIEW BUKU THE NAKED TRAVELER #1



Selesai baca buku ini dalam 3 hari, dalam fikiranku busyet dah mbak Trinity ini bisa keliling indonesia dan dunia dengan segala ceritanya yang unik, orsinil, lucu dan tentunya NEKAD. I love bukunya, walau bikin aku jadi kepingin travelling juga (walau sulit diwujudkan bagi emak-emak kaya aku)hehehe.
Aku bayangin mungkin aku dan penulis ini sedikit mempunyai kemiripan, karena aku juga suka backpackeran (dalam angan2).Sebut saja jika aku mempunyai waktu dan kesempatan aku pasti melakukan traveling dengan gaya yang kurang lebih sama dengan penulis.(Tapi nggak senekad dalam buku ini)hahaha.
Dengan baca buku ini kita akan tahu lebih detail tentang tempat-tempat belahan di dunia maupun Indonesia yang orang tidak ketahui. Hal-hal unik yang terjadi pada penulis bisa bikin ketawa sekaligus mengernyitkan dahi karena hal yang baru pertama aku ketahui. Pun tak luput ada cerita yang berisi suasana mistis yang serem juga.
Ahh..pokoknya aku sukalah sama buku ini, pengen lanjut baca buku berikutnya dan berikutnya.



Rabu, 27 September 2017

MALAM BERSAMA IBUK

Malam ini berduaan sama ibuk di rumah. Bapak, adik-adik sama suami lagi keluar liad final lomba voly antar desa.
Kami asyik ngobrol dengan topik yang bermacam-macam. Karena lama tidak ketemu dan ngobrol berdua gini jadi ngerasa quality time banget.
Ngobrol bareng sama ibuk itu bisa ngomongin apa aja , karena beliau emang seneng cerita dan aku jadi pendengar setia hehehe.
Dulu waktu aku masih SMA kegiatan ngobrol kaya gini jadi kegiatan yang membosankan bagiku, karena aku merasa ibuk terlalu panjang ceritanya dan isinya terlalu menasihati dan aku nggak suka hahaha. maaf ya buk.
Padahal aku tau di setiap cerita ibuk, beliau selalu menyisipkan nasihat dan hikmah yang bisa di ambil dan itu baru bisa aku rasakan sekarang. Mendengar beliau cerita rasanya aku tersentil dan merasa diingatkan kembali agar selalu berbuat baik.
Mungkin untuk sekarang adik-adikku juga merasakan apa yang dulu aku rasakan, bosan dan jenuh denger ibuk cerita hehehe, tapi percayalah moment ngobrol bareng ibuk seperti ini pasti bakal kalian rindukan.
sumber : pixabay.com

Selasa, 19 September 2017

MAU ANAK BERAPA?




Pertanyaan yang tepatnya saya tujukan pada diri sendiri. Menulis masalah ini karena barusan ngobrol dengan saudara, dia punya anak satu cewek dan sudah berusia 6 tahun, karena sudah latah kebiasaan bertanya langsung saya tanya "Kapan ini punya adik?sudah besar lho".
Sudah tau ini salah satu pertanyaan krusial banget (Selain kapan nikah? dan seterusnya), bisa membawa mood jadi kurang baik dan merubah suasana jadi nggak enak kok tetap saya tanyakan. hahahah

Dari jawaban saudara aku tuh, bilangnya nggak mau nambah anak lagi, cukup satu aja tapi diurus dengan baik dan benar daripada banyak anak ntar nggak bisa ngurus dengan maksimal karena faktor ekonomi.



Trus kapan hari denger cerita ada tetangga yang punya sodara yang punya anak 5, anak yang terakhir kembar masih berumur 5 bulanan trus anak 3 sebelumnya hanya berjarak satu sampe dua tahun. (yang paling besar masih kelas satu sekolah dasar). Jadi anak-anaknya tuh berdekatan banget umurnya, kalo orang desa bilangnya "mbridil'. Bisa bayangin khan betapa rempong momongnya???
Sang ayah kerjanya berjualan mainan di sekolah, ibunya nggak kerja. Sang istri mempunyai prinsip nggak mau ikut KB karena mempunyai pemikiran banyak anak banyak rezeki. Tapi di lain pihak juga istrinya  nggak begitu pandai mengurus anak dan rumah. Jadi kadang ada sebagian anak yang ikut ayahnya ikut berjualan disekolah, anak yang lainnya ikut mbahnya, trus untuk urusan rumah yang  masak, nyuci baju, bersih-bersih rumah dilakukan sang suami sementara istri kadang bantuin kadang nggak. Dalam hati mikir sabar banget ya suaminya.heheheh
Trus sampe anaknya udah 5 ini sang istri juga nggak mau KB, inginnya tetap nambah anak. Beuhhh,,hebat ya?
Dari dua cerita tadi sangat bertolak belakang ya? satunya anak satu sudah cukup  satunya ingin anak banyak.

Setiap pasangan suami istri pasti sudah mempunyai rencana ingin mempunyai anak berapa, dan tentu masing-masing orang nggak sama.
Menurutku terserah ingin punya anak berapa, yang penting kita bisa bertanggungjawab. Bertanggungjawab terhadap pilihan kita. Mempunyai anak berapa pun boleh tapi kita harus mempunyai kewajiban mengurus, membimbing dan membesarkan anak dengan baik. Karena anak adalah titipan dan amanah dari Tuhan. Setiap anak mempunyai hak untuk dirawat dengan baik oleh orang tuanya, jadi nggak hanya sekadar mempunyai anak dan selesai sudah. Kita harus mikir bagaimana nanti pendidikannya, kesehatannya, moralnya, masa depannya dan masih banyak lainnya.

Jadi mau anak berapa?

Jumat, 15 September 2017

TRIK JUARA MENGATUR WAKTU



Waktu adalah uang, begitulah pepatah yang sering kita dengar. Pepatah itu seakan mengingatkan betapa berharganya waktu, karena waktu tidak akan pernah berputar kembali. Waktu akan bergerak terus maju kedepan tanpa mempedulikan kesiapan kita menghadapinya. Sudahkah kita memanfaatkan waktu sebaik mungkin?
“Di dunia ini yang kita jalani sekarang ini, Real Time-lah yang berbicara lebih banyak! Tak peduli berapa kita bangun, pukul berapa kita tidur dan pukul berapa kita bekerja, bertemu keluarga dan lain sebagainya, itulah momen yang sebenarnya tercipta. Kesuksesan seseorang tidak dapat diukur berdasarkan seberapa penuh jadwal hariannya di kalender dari pagi hingga malam, tapi diukur dari seberapa besar efek yang diberikan atas tiap-tiap kegiatan yang dilakukan”
               Itu adalah salah satu kalimat buku Trik Juara Mengatur Waktu, buku yang berisi tips dan kiat bagaimana kita seharusnya mempergunakan waktu seefektif mungkin. Jujur sehabis baca buku ini aku merasa tersentil banget, karena aku termasuk orang yang kurang bisa merencanakan waktu dengan baik alias malas.heheheheh

               Yang aku suka dari buku ini adalah bahasanya mudah dipahami, lugas tanpa bertele tele dan aplikatif bisa langsung dipraktekan langsung. Jadi buku ini sangat cocok buat aku biar lebih menghargai dan mengatur waktu lebih baik lagi.

Kamis, 14 September 2017

HAL-HAL KECIL YANG LUPA DI SYUKURI




Pagi tadi seperti biasa aku mengajak Kirana buat sunbathing atau biasanya aku sebut "Dede" yaitu mencari sinar matahari di pagi hari. Biasanya aku nglakuin ini di depan rumah sambil kirana aku gendong, biar sekalian aku dapet vitamin D. Saat duduk santai sambil kena sinar matahari tiba-tiba angin semilir berhembus, udara pagi jadi terasa menyejukan. Nggak tau gimana tiba-tiba suasana berubah jadi terasa syahdu, perasaan jadi tenang dan merasa bahagia, tiba-tiba jadi berfikir hidupku ternyata terasa indah banget ya? Pagi- pagi sama anak, cari matahari pagi yang menyehatkan, udara segar, suasana yang tenang, angin semilir yang sejuk, badan yang sehat,rasa nyaman yang tidak bisa di gambarkan dan pikiran yang tenang yang bebas dari tekanan.

Hal- hal kecil dan sederhana seperti ini kadang yang kita lupa untuk disyukuri, bener nggak? padahal nikmat yang kita dapat ini merupakan anugerah dan wajib kita syukuri setiap hari. Pekerjaan yang banyak dan penuh tekanan, deadline, macet, kesibukan yang mendera tiap hari biasanya yang menyebabkan kita lupa bersyukur, apalagi yang hidup di tengah kota. Makanya kadang aku mikir orang yang hidup di desa itu rasanya menyenangkan, kalau kata oang desa "Ayem Tentrem" dan "Nrimo Ing Pandum". Mungkin karena orang desa hidupnya nggak terlalu disibukan dengan pekerjaan,nggak ada stresor maupun tekanan hidup berlebihan. Suasana yang tenang, alam yang masih terjaga, nggak ada kemacetan, hidup bertetangga yang guyup rukun, udara yang masih segar adalah beberapa alasan mengapa hidup di desa terasa menyenangkan. Selain itu kebanyakan orang di desa itu menerima dengan ikhlas dan penuh rasa syukur setiap apa yang mereka dapatkan.


Terlepas dari itu semua, hidup di kota ataupun desa kita harus mencoba mensyukuri hal-hal kecil yang kita dapat setiap hari. Dengan bersyukur terhadap hal-hal kecil akan membuat kita belajar menghargai apa yang telah kita dapatkan dan Tuhan berikan. Ayo mulai bersyukur atas apa yang kita dapat, agar tidak lupa diri dan hidup lebih berarti.
Lupa bersyukur terhadap hal kecil merupakan salah satu cara agar kita tidak kufur nikmat dan salah satu cara untuk kita merasa bahagia dan selalu berfikir positif.
Jadi kalau hidup lagi galau nggak tenang dan merasa tidak bahagia, mungkin bisa jadi karena kita kurang bersyukur. Jadi sudahkah anda bersyukur hari ini?





Rabu, 13 September 2017

MENCEGAH RUAM POPOK


Ruam popok adalah gejala kemerahan pada kulit bayi yaitu biasanya daerah pantat yang disebabkan karena peradangan. Peradangan ini biasanya terjadi karena kulit bayi yang terpapar dengan urine dan tinja yang terlalu sering. Bayi yang menggunakan popok biasanya akan mengalami ruam popok. Popok sekali pakai maupun kain bisa menyebabkan ruam ini.
Kalau untuk aku pribadi lebih sering menggunakan popok sekali pakai atau pampers karena faktor kepraktisan dan nggak mau ribet juga sih HEHEHE. Dulu pas anak pertama juga pernah mengalami ruam popok, tapi alhamdulilah cepet sembuh. Sudah 1 bulan lebih ini anak kedua juga sudah memakai popok sekali pakai, semoga jangan sampai kena ruam popok.

Beberapa hal yang aku lakukan agar terhindar dari ruam popok  sebagai berikut :
  1. Ganti popok sesering mungkin, apalagi kalau sudah pup harus segera di ganti ya.
  2. Memakai tissue basah yang non alkhohol dan non fragrance. Kalau aku membersihkan pup biasanya memakai tissue basah , kadang pakai cotton balls (kapas bulat khusus buat bayi) aku selang seling. 
  3. Mengoleskan baby cream yang mengandung zinc, jadi setelah dibersihkan kemudian dikeringkan baru dioleskan cream ini. Menurut aku kalau pakai cream ini bisa mencegah ruam popok, dulu pas anak pertama selalu pakai dan sudah terbukti.
  4. Hindari penggunaan bedak di area yang memakai popok karena akan semakin memicu terjadinya iritasi.
  5. Sebelum dan sesudah mengganti popok, tangan harus dalam keadaan bersih. 
  6. Menggunakan popok yang cocok dan tidak menyebabkan iritasi di kulit bayi.
Ruam popok sebenarnya bisa sembuh tanpa obat dari dokter tapi kasihan khan kalo anak rewel karena ruam ini, jadi sebaiknya harus di hindari. Semoga tips di atas bermanfaat dan anak terhindar dari ruam popok.

Kamis, 07 September 2017

Me Time Versi Ibu Baru Melahirkan



Seorang ibu juga butuh me time lho, apalagi ibu yang baru melahirkan.
Seorang ibu yang baru memiliki bayi baru lahir rentan mengalami Baby Blues, yaitu suatu gangguan kondisi psikologis atau mood yang gejalanya berupa perasaan sedih dan cemas tanpa sebab yang jelas, perasaan bersalah, lelah, gangguan konsentrasi dan tidur dan perasaan marah. Berdasarkan pengalaman anak pertama aku juga hampir mengalami gejala ini. Aku tiba-tiba sering sedih dan menangis karena alasan yang tidak jelas kemudian merasa bersalah saat anak rewel dan merasa kelelahan karena mengurus bayi. 
Agar terhindar dari baby blues seorang ibu harus mendapat support dari orang-orang terdekat apalagi suami. Selain itu ibu juga membutuhkan waktu untuk diri sendiri agar bisa bernafas atau istilahnya 'Me Time" .

Dalam versiku Me Timenya ibu atau emak-emak itu bisa berupa :
  1. Pijat. Habis proses melahirkan, menyusui setiap 2 jam sekali, begadang tiap malam, bayi yang kadang rewel, puting yang lecet karena menyusui pasti akan membuat badan kelelahan dan penat pikiran, pijat adalah terapi yang sangat pas karena bisa sebagai terapi relaksasi.  Pijat bisa dilakukan suami juga lho, bisa sekaligus untuk terapi melancarkan asi.
  2. Merawat diri. Kadang waktu buat mandi aja terburu-buru atau nggak sempat apalagi merawat diri ya? Kalau versiku merawat diri  itu bisa maskeran di malam hari saat anak-anak tidur dan bisa mandi dengan waktu yang cukup.
  3. Membaca buku. Habis melahirkan kemarin aku langsung download aplikasi "Play Book" dari google play. Jadi membaca buku bisa langsung dari gadget atau PC. Kita bisa membeli buku yang kita inginkan dengan cara potong pulsa. Tapi ini khusus provider indosat ya, yang lain setahuku belum bisa. Cara ini aku ketahui setelah membaca blognya mbak innnayah, bisa buka di www.innnayah.com 
  4. Menulis. Kegiatan menulis bisa dijadikan salah satu pelepas stress dan mengeluarkan unek-unek yang terpendam di hati. Jadi semisal kita tidak bisa cerita ke orang lain kita bisa menuliskannya. Setidaknya beban kita akan berkurang. Kalau menurut alodita menulis sudah menjadi kegiatan rutin setiap hari, lebih tepatnya dia menulis dalam bentuk jurnal seperti di www.alodita.com . Thanks Malo yang udah berbagi tipsnya, menurutku sangat bermanfaat.
  5. Mendengarkan musik. Setiap pagi saat memandikan anak tidak ada yang salah sambil memutar lagu kesukaan. Ini merupakan salah satu kegiatan pelepas stress yang cepat dan mudah sekaligus bisa membuat perasaan menjadi lebih baik. 
Demikian Me Time dalam versiku, mungkin bagi ibu-ibu yang lain tidak sama karena karakter dari masing-masing orang tidak sama . Semoga bisa bermanfaat, selalu jadi ibu yang happy ya mom. Ibu bahagia anak pun senang.